Sedangkan Roi Letlora, Ketua II Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON), memberikan jaminan keamanan kepada seluruh kontingen yang hadir di PON Papua. Roi menekankan, situasi di lokasi-lokasi pertandingan yang akan digunakan dalam PON Papua diyakini bebas dari gangguan keamanan.
Roi menjelaskan, beberapa kejadian, termasuk kerusuhan dan rentetan penembakan oleh KKB tidak berada dekat dengan venue PON. Begitu pula dengan insiden kebakaran Polsek KP3 Udara Sentani, yang menurutnya, sama sekali tidak ada hubungannya dengan KKB.
PB PON XX memastikan, pengamanan PON Papua berada di bawah koordinasi Polda Papua serta melibatkan Paspampres, TNI/Polri, Badan Siber dan Sandi Negara serta Badan Inteligen Negara (BIN). Tak hanya itu, sistem keamanan juga dilengkapi dengan drone canggih sebagai bagian dari pengamanan.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, PB PON juga menggelar screening kepada lebih dari 17 ribu volunteer, panitia, dan pengisi acara yang terlibat di PON Papua. Screening dilakukan oleh BIN dan Polda Papua sejak satu bulan terakhir. Panitia juga merekrut volunteer asli Papua sekitar venue untuk bersama TNI/Polri menjaga keamanan.