Acara takziah dan tahlil berlangsung khidmat, diiringi isak tangis keluarga korban yang masih merasakan kesedihan mendalam.
Namun, di tengah duka tersebut, terlihat kebersamaan dan solidaritas dari masyarakat sekitar yang turut hadir memberikan dukungan moril.
Musibah ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah-wilayah rawan longsor.
Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait sangat diperlukan untuk meminimalisir risiko bencana di kemudian hari.
Turut hadir dalam takziah tersebut, Dandim 0816 Sidoarjo, Kapolres Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, Dinas Sosial Sidoarjo, Camat Sukodono, serta jajaran Forkopimka Sukodono. Seluruh tamu undangan bersama-sama melantunkan doa tahlil untuk mendoakan para almarhum yang menjadi korban tanah longsor.