Grace mengungkapkan Tiga Level Tujuan Public Speaking, yaitu Head, Heart, and Hand. Head berkaitan dengan penyampaian informasi yang jelas dan mudah dipahami. Sementara itu, heart melibatkan emosi yang terkoneksi dengan pesan yang disampaikan, dan hand merujuk pada respons atau tindakan yang diinginkan sebagai hasil komunikasi.
“Lalu rahasia keberhasilan public speaking itu terletak pada kombinasi antara pesan dan kesan. Pesan hanya sebesar 10% dari keberhasilan komunikasi, sementara 90% lainnya bergantung pada kesan yang ditinggalkan oleh pembicara,” ungkap Grace.
Untuk menciptakan kesan yang lebih bermakna, Ia menjelaskan 38% kesan ditentukan oleh suara, 55% oleh gestur, dan 7% oleh kata-kata.
“Penguasaan suara yang jelas, dinamis, dan penuh semangat sangat penting. Selain itu, gestur minor seperti kontak mata dan ekspresi wajah yang tulus, serta gestur mayor seperti gerakan tubuh yang penuh otoritas, sangat membantu dalam menarik perhatian audiens dan menciptakan koneksi yang kuat,” tegasnya.
Tak hanya penyampaian materi dan diskusi, ada pula sesi praktik menjadi seorang public speaker. Kemudian diakhiri dengan sesi coaching, Grace mengajak peserta untuk memberikan afirmasi positif terhadap diri sendiri.