Lebih jauh, Wapres berpesan agar BAZNAS terus menjaga transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi penyaluran zakat, infak, sedekah, yang digunakan untuk penanggulangan bencana, sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan publik dan masyarakat.
“Marilah kita terus bahu-membahu, saling tolong menolong, bekerja sama dalam menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di wilayah Indonesia,” Imbuhnya.
Ketua BAZNAS Noor Achmad menyampaikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan BAZNAS merupakan wujud aspirasi masyarakat, khususnya kalangan agamis, yang mengharapkan BAZNAS untuk membentuk relawan-relawan tanggap bencana.
“Apa yang kami lakukan ini merupakan bagian dari harapan masyarakat yang menginginkan BAZNAS untuk bisa tampil, mengumpulkan, dan membentuk relawan-relawan ini. BTB merupakan suatu koordinasi, relasi antara masyarakat yang agamis, masyarakat yang memang senang bersedekah, berinfak dengan relawan-relawan kami,” Terang Noor Achmad.
“Demikian juga pada hari ini akan ada Rakornas BTB dan RSB. RSB rumah tanpa kasir, rumah sehat yang tidak membayar apapun, karena semuanya didedikasikan untuk masyarakat, karena semuanya dari muqayyadh, sehingga tidak perlu membayar,” Imbuhnya.
Ketua BAZNAS juga menyampaikan terima kasih kepada Wapres Gibran atas kehadirannya dan juga kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran Apel Kesiapsiagaan ini sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan bangsa Indonesia. Ucapnya.