Dikatakannya, bahwa Idul Fitri ini merupakan kemenangan melawan hawa nafsu, melawan ego sektoral, maupun melawan kejahatannya dunia.
“Harapannya, Idul Fitri yang kami juga sebentar lagi Hari Raya Paskah, itu menjadi peluang membangun persaudaraan sejati. Sehingga agama, bukan lagi sebuah sekat,” ujarnya.
Open house hari kedua diselenggarakan di kediaman Gubernur Khofifah terbagi menjadi tiga sesi, mulai pagi hingga malam hari. Pantauan di lokasi kegiatan, mulai pagi sekitar pukul 10.00 WIB ribuan masyarakat tampak memadati Jalan Jemursari.
Mereka yang berasal dari berbagai kalangan berbondong-bondong ingin bertemu dan berjabat tangan dengan Gubernur Khofifah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengatakan, silaturahim di momen Idul Fitri mempererat hubungan antara Pemprov Jatim dengan masyarakat yang turut mendoakan untuk Jatim yang semakin maju dan sejahtera.
“Menyambut Idul Fitri dengan penuh kehangatan dan sukacita. Saya senang bisa bertemu dan menyapa masyarakat,” ungkapnya.
Khofifah mengimbau masyarakat yang mudik agar mengendari kendaraan dalam keadaan fit. Apabila lelah segera berhenti di rest area terdekat karena pemerintah Jatim menyediakan 412 rest area berbasis masjid yang ramah terhadap pemudik.
“Saya pesan kalau lelah jangan terlalu memaksakan karena ada 412 rest area berbasis masjid ramah terhadap pemudik yang cukup memberikan layanan untuk masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, suasana penuh syukur ditunjukkan oleh beberapa warga, salah satunya Arif, warga Wonocolo yang senang bisa bertemu Gubernur Khofifah dan bersalaman langsung di hari kedua lebaran.