Sekarang ini dalam penanganan kemiskinan ekstrem, baik kotanya, kecamatannya, maupun desanya ditentukan oleh pemerintah pusat. “Maka kita harus nyekrup mana yang bisa diintervensi oleh dinas, oleh biro apa termasuk Basnas. Misalnya, Basnas diminta tolong membantu untuk (Rutilahu) rumah tinggal layak huni, Dinas ESDM bantu elektrifikasi. Jadi mereka akan membantu sesuai dengan OPD-nya masing-masing,” terangnya.
Adapun ke-6 pejabat eselon II yang dilantik yaitu Gatot Soebroto sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekda Prov Jatim. Pulung Chausar sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Jatim, Andromeda Qomariah sebagi Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Jatim, Restu Novi Widiani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pendudukan Jatim, Heru Suseno sebagai Kepala Dinas Perkebunan serta Vitria Dewi sebagai Direktur Rumah Sakit Jiwa Menur Prov Jatim. (hd)