Acara ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk berdialog langsung dengan perwakilan kepolisian. Mahasiswa diundang untuk menyampaikan aspirasi, kekhawatiran, dan saran mereka terkait keamanan selama proses pemilu. Hal ini menciptakan ruang terbuka bagi diskusi yang konstruktif antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Diharapkan, melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, mahasiswa dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban dan berpartisipasi secara positif dalam proses demokrasi. Langkah-langkah preventif seperti ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemilu yang kondusif, di mana setiap warga negara merasa aman dan nyaman dalam menyalurkan hak pilih mereka.
Brigjen. Pol. M. Rudy Syafirudin menyimpulkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya mahasiswa, adalah kunci keberhasilan dalam mewujudkan Pemilu yang damai, aman, dan sejuk.Kegiatan sosialisasi diikuti oleh mahasiswa perwakilan dari 44 universitas di Jawa Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Dirbinmas Polda Jatim Kombespol Asep Irpan Rosadi.,M.pa dan Wakil Rektor III UIN Sunan Ampel Surabaya, Abdul Muhid l. Kegiatan menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin dan Kepala Bakesbangpol Jatim Eddy Supriyanto yang dimoderatori oleh AKBP Bahrum Nasikin.